Romantisme Luigi “Gigi” Dall’igna Bersama Aprilia Racing Team

3presentazione-aprilia-racing-team-wsbk-201303-586x449

SFTER Office – Pasca hengkang ke ducati akhir 2013 silam. Lelaki kelahiran provinsi veneto, italia ini akhirnya meninggalkan salah satu anak perusahaan pabrikan Piaggio Group yaitu Aprilia yang turut membesarkan namanya dalam kancah ajang balap sepeda motor tingkat dunia atau world moto grand prix series sejak 1992 silam.

Selama kurun waktu 11 tahun berkiprah di Aprilia Racing Team sendiri, Gigi Dall’igna sukses mempersembahkan 2 titel juara dunia WSBK, serta mengantarkan Aleix Espargaro bersaing dan mendominasi dalam kejuaraan dunia kelas CRT motogp 2014 & 2015.

Luigi Dall’igna sendiri adalah seorang pria jenius yang berasal dari negara yang dikenal dengan makanan pizza. Selain itu negara ini juga dikenal memiliki klub sepakbola terjujur didunia yaitu F.C Internazionale Milano, salah satu klub sepakbola terbesar dibenua eropa dan memiliki presiden asal Indonesia yaitu Om’ Erick Thohir yang juga merupakan pemilik saham terbesar di klub sepakbola paling kaya di Indonesia yaitu Persib Bandung.

Gigi yang memiliki takdir memiliki kartu tanda penduduk atau KTP provinsi veneto italia ini, merupakan salah satu tokoh utama dibalik bangkitnya ducati yang di musim depan akan mengandalkan pembalap reguler motogp yaitu Andrea Dovizioso dan juga Jorge Lorenzo.

Dalam goggle maps lansiran terbaru, veneto sendiri merupakan suatu provinsi di italia yang bersebelahan dengan provinsi vicenza.

_luigi_dalligna_z

Let’s back to the topic of this article, ketika berada dalam pabrikan Aprilia Racing Team sendiri, Gigi Dall’igna adalah orang yang bertanggung jawab sepenuhnya dalam proses pengembangan project motor Aprilia RSV-4 yang mulai dibangun sekitar medio 2002 silam.

Dari berbagai data yang mimin olah dari berbagai sumber di blogsphere area, pria yang akrab dipanggil Mas Gigi atau Mang Gigi ini sendiri bertanggung jawab atas divisi racing motor Aprilia Racing Team sejak era jaman balap menggunakan mesin 2 tak, dimana saat itu ia memegang peranan penting atas Aprilia 125cc (2 tak) dan juga tentunya Aprilia 250cc RSA (2 tak) dibawah nahkoda maestro mekanik balap motogp era 2-tak yaitu Jan Witteveen yang notabene bos dari Luigi “Gigi” Dall’igna semasa berkiprah bersama ART.

Sekedar info saja khususnya untuk para member yang belum mengetahui, Aprilia merupakan anak perusahaan dari pabrikan sepeda motor raksasa asal italia yaitu Piaggio group.

Piaggio group sendiri memiliki banyak anak perusahaan yang extraordinary dan merupakan perusahaan induk dari beberapa brand motor tingkat dunia semisal Aprilia, Derbi, Gilera, Ligier, Moto Guzzi dan juga siganteng kalem alias the one and only Vespa !!!

gobmeier1_neu_dalignajpg

Dibawah didikan Jan Witteveen sendiri, mekanik Gigi muda berkembang cukup pesat dalam kariernya. Dimana sebelum mengembangkan era motor balap 4-tak pada tahun 2002 bersama ART yang melahirkan masterpiece Aprilia RSV-4 dengan kubikasi 1.000cc yang memiliki konfigurasi 3 silinder (the cube).

Gigi Dall’igna sejatinya telah lama dipekerjakan oleh Aprilia sejak 16 Januari 1992 silam. Dimana saat itu Aprilia berkantor pusat di daerah Noale serta sukses mendominasi era balap motogp kelas 125cc dan 250cc.

Dikalangan balap dunia sendiri, motor genre 2-Tak lansiran Aprilia ini ialah salah satu prototype yang sangat melegenda dan bersejarah, karena tercatat motor ini merupakan motor bagi King Of motoGP saat ini yaitu “The Doctor” Valentino Rossi yang kala itu melakukan debutnya di motogp dengan mengendarai Aprilia 125cc.

Valentino Rossi sendiri tercatat mengawali kariernya di ajang balap motogp pada tahun 1996, dimana ia saat itu bergabung bersama team balap Nastro Azzuro Aprilia dengan mengendarai Aprilia 125cc dan melakukan debut officialnya di sirkuit Syah Alam pada pegelaran Malaysian Grand Prix 1996.

Selang setahun kemudian atau tepatnya pada tahun 1997, VR46 sukses menjuarai ajang balap motogp kelas 125cc bersama Aprilia, setelah mengandaskan perjuangan senior sekaligus kompatriot saingan terberatnya kala itu yaitu Lucio Cecchinello, yang merupakan boss dari team balap yang bermarkas di kota monaco yaitu LCR Honda.

6385345600994eb6bbcac0566e100b5d-1

Kembali ke topik awal dimana Gigi Dall’igna bergabung pada tahun 1992 bersama Aprilia. Saat itu Gigi muda dikenal sangat jenius dan cukup piawai pada karier awalnya di team Aprilia.

Karena kecemerlangan kariernya itulah ia kemudian didapuk mendapatkan promosi jabatan dan menjabat head of engine technology development division sampai tahun 1999.

Dari tahun 1992 sampai 1999 sendiri Gigi tercatat turut andil dalam pembuatan beberapa motor balap. Salah satunya yaitu ia terlibat dalam pengembangan mesin 2 silinder yang digunakan dalam ajang superbike, dimana saat itu pabrikan Aprilia bekerja sama dengan pabrikan besar lainnya yaity, Rotax & Cosworth Racing.

Pada medio akhir tahun 1999 pula ia kemudian kembali naik pangkat dan kini bertanggung jawab sepenuhnya atas divisi racing Aprilia baik dari motor kelas 125, 250 dan 1000cc sampai tahun 2002.

Selama menjabat sebagai director of Aprilia Racing Team atau orang awam mengenalnya dengan istilah Sports Director of Aprilia Racing Team. Gigi Dall’igna juga bertanggung jawab atas motor Derbi 125cc (2004-2005) gacoan pembalap asal spanyol yaitu Jorge “X-Fuera” Lorenzo atau biasa dikenal Jolor oleh sebagian fans motogp asal tanah air.

JL99 sendiri saat itu merupakan salah satu pembalap muda asal spanyol yang cukup sukses, karena mampu meraih gelar juara bersama Derbi dan Aprilia pada saat awal karier balapnya di motogp kelas 125cc & 250cc dibawah pengawasan Gigi Dall’igna.

Menariknya ialah Gigi Dall’igna ialah sosok ulet yang lebih banyak menghabiskan waktunya dikantor, daripada memilih bersantai-santai dirumah ketika ia libur kerja.

Dan menurut penuturan staff bawahannya, Gigi sendiri dikenal sebagai atasan yang memiliki etos kerja yang luar biasa, serta lebih mudah ditemui di kantor pusat Aprilia di Noale ataupun kantor pusat Piaggio di kota Pontedera, dimana ia juga turut berkontribusi dalam beberapa produk scooter lansiran Piaggio Group medio 2011 silam.

Pada saat jelang kepindahannya dari Aprilia menuju Ducati sendiri, ia kemudian diwawancarai oleh beberapa media sendiri dan menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan awak media. Salah satunya yaitu mengenai apa kesan yang dirasakan ketika bergabung bersama Aprilia.

“Bergabung dan tumbuh bersama Aprilia merupakan salah satu hal terindah dalam hidup saya. Disana setiap orang (crew) sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. Jadi meski saya tidak lagi berada disana (Aprilia 1992-2013). Saya yakin mereka akan tetap berkembang bersama Romano Albesiano (Sports Director Aprilia Racing Team 2013-sekarang)…” – Gigi Dall’igna –

Lantas siapa orang yang berpengaruh dalam perjalanan karier Anda dalam berkiprah di industri dunia balap motogp selama ini.

“Dia (Jan Witteveen) selalu mengarahkan Saya agar mampu mengembangkan kemampuan diri. Dia merupakan sosok atasan yang senantiasa melindungi bawahannya, ketika sebuah team kerja melakukan kesalahan dalam kejuaraan balap motogp…” – Gigi Dall’igna –

witteveen-dalligna

The last but not least, for your info… Jan Witteveen (belanda) merupakan salah satu mentor sekaligus guru dari sosok pria jenius bernama Luigi “Gigi” Dall’igna. Pada musim balap motogp musim balap 2017 sendiri, JL99 akan bereuni dengan Gigi yang kini menjabat sebagai Sports Director of Ducati Corse Racing Team.

Tentunya duet maut ini sendiri digadang-gadang akan sukses dan mampu menandingi team kuat lainnya, semisal VR46 dengan Yamaha dan MM93 dengan Honda yang beberapa tahun silam menguasai ajang balap tertinggi dunia aka motogp.

Lantas…. Apakah duet maut Dall’igna bersama pembalap berharga 12 juta dollar/musim akan sukses besar bersama Desmosedici di musim 2017-2018 ???

600x_016e9f25c7f34b9376fc9ba5200e7140.jpg

Atau justru Romano Albesiano dengan Aleix Espargaro yang sesekali akan berpotensi mengejutkan dengan bendera Aprilia Racing Team yang 100% didoakan oleh para scooterist se-Alam Dunia ???

Bisakah VR46 meraih gelar juara dunia ke 10-nya pada musim 2017 ??? Atau MM93 yang justru akan kembali mendominasi pagelaran balap lansiran Carmelo Ezpeleta lewat Spanish Connection.

Hanya waktu yang akan menjawabnya everybody… Jayalah Vespa Excel Rider dan katakan keep the truth alive, dimanapun kalian berada.

Akhir kata… Selamat beristirahat untuk semuanya, jangan lupa utamakan tetap rendah hati dan banyak-banyak beramal kebaikan, dalam menjalani hidup didunia yang sifatnya hanya sementara ini…

#adminmagangtaplaxmeja pamit undur diri, cukup sekian terima gaji…

source : https://www.facebook.com/sparepartvespaexcel/posts/1180937945276571:0

piaggio-group

#spareparthondac70 #sftc #sparepartvespaexcel #sfter#lebihbaiknaikvespa #aprilia #vespa #piaggio#wearesoundsfromtheexcelrider

Iklan

Ciri-Ciri CV Joint Alami Kerusakan

940477_fcb32b91-dbaf-4a5e-9762-564f9625e15c.jpg
CV Joint Honda CRV Generasi II (2002-2006)

SFTC Office – Pada kendaraan R4, as roda berfungsi sebagai penggerak mobil dimana As atau biasa disebut CV Joint dihubungkan dengan mesin serta bagian sistem pengereman.
Artinya ketika melakukan pengereman, gerak roda mobil dihentikan oleh sistem pengereman yang memang dihubungkan melalui mekanisme as roda tersebut.

Disini as roda atau CV Joint pada roda empat sendiri terbagi ke dalam dua bagian, dimana terdiri dari :
1. as roda luar (outter)
2. as roda dalam (inner)

Sementara itu ciri-ciri dari CV Joint atau as roda yang bermasalah sendiri rata-rata ditandai dengan adanya bunyi kletek-kletek pada saat mobil dalam kondisi berbelok atau ketika mobil mengarah masuk tikungan.

Bunyi keras “kletek-kletek” atau layaknya besi beradu ini sendiri disebabkan oleh adanya kerusakan pada bagian as roda bagian luar atau CV Joint Outter.

Sedangkan apabila bunyi keras “kletek-kletek” tersebut terdengar keras ketika mobil dipacu dalam trek jalanan lurus, hal tersebut pada umumnya diakibatkan oleh adanya kerusakan pada as roda bagian dalam atau biasa disebut CV Joint Inner.

Lantas apa yang menyebabkan CV Joint Inner & CV Joint Outter bermasalah pada sebuah mobil ???
—» Tidak lain dan tidak bukan, hal itu disebabkan oleh adanya partikel debu yang menempel pada bagian as roda.

Lalu pencegahan terbaiknya bagaimana min’ ???
—» Secara sederhana kita hanya perlu membersihkan bagian kolong mobil, khususnya pada as roda ini secara berkala setiap beberapa ribu kilometer, terlebih apabila kendaraan kita sering dipakai pada saat cuaca musim hujan seperti sekarang ini.

Artinya disini komponen as roda khususnya pada mobil tipe penggerak roda depan, harus wajib selalu dibersihkan dimana harus dicek secara berkala, mengingat butiran-butiran tanah atau debu kerap menempel dan menghambat kinerja dari as roda yang dalam efek jangka panjangnya, kotoran-kotoran yang menumpuk inilah yang tentunya berpotensi menyerang pelumas yang ada pada bagian cv joint outter serta cv joint inner dan dapat menyebabkan rusak/patahnya as roda .

Semoga informasi singkat ini bermanfaat, jayalah keep the truth alive indonesia…

#SFTC #soundsfromthec70 #SFTER #soundsfromtheexcelrider#spareparthondac70 #sparepartvespaexcel

★ SFTER : Review Test Merk Oli Samping Untuk Vespa Excel ★

13442339_1044465992257101_6536566094959779788_n

★ SFTER : Review Test Merk Oli Samping ★
Membahas oli samping untuk motor 2 langkah, memang seakan tiada habisnya. Perang tekhnologi pun tak ayal membuat tiap pabrikan oli samping mengeluarkan segala jurus andalan, insinyur dibalik tiap pabrikan pun dipaksa menemukan formula terbaru yang pada akhirnya memanjakan para konsumen. Terlepas dari semua dinamika tersebut, tak lupa admin magang taplaxmeja ucapkan, terima kasih untuk para team research and development tiap pabrikan oli samping yang telah memberikan produk-produk berkualitas dipasaran saat ini.

Pastinya hal yang harus pertama diperhatikan untuk urusan pemilihan oli samping ini ialah, alangkah baiknya kita tidak mencampur oli samping dengan berbagai merk ke dalam tangki bahan bakar. Jadi sebaiknya pastikan kuras habis terlebih dahulu sisa oli samping yang telah kita pergunakan, sebelum akhirnya kita menggunakan merk oli samping lainnya.

Hal ini semata-mata perlu diperhatikan, karena masing-masing produk mempunyai lapisan film yang berbeda-beda pada saat proses pembakaran. Klopun dicampur dengan berbagai merk, belum tentu bisa saling menyatu karena zat kandungan yang ada dalam sebuah merk oli samping pastinya sangat berbeda antara satu dan lainnya.

Kemudian salah satu hal penting lainnya yang sangat wajib diperhatikan ialah lebih baik kita membiasakan menggunakan oli samping yang semi sintentik, jika memang kendaraan atau motor harian kita dalam keadaan standar pabrikan.

Sementara itu berbeda halnya, jika kendaraan atau motor harian yang kita pergunakan ini sudah full spek kompetisi, dimana umumnya spek motor ini diperuntukkan untuk keperluan ajang balap saja. Artinya sudah menjadi suatu keharusan untuk tipe motor spek kompetisi memakai oli samping full sintetik ataupun racing only.

Kesimpulan untuk tips memilih oli samping yang berkualitas yaitu apabila motor yang kita pergunakan memiliki spek standar pabrikan, ya biasakanlah memakai oli samping tipe mineral ataupun semi sintetik. Karena tipe oli samping racing only sendiri memiliki zat aditif yang hanya dapat terbakar sempurna, pada saat suhu mesin mencapai titik tertentu atau diatas rpm normal saat kita berkendara harian yang identik bersifat stop and go.

Dan dibawah ini ialah beberapa tipe oli samping motor 2 Tak.
Berikut data keterangan mengenai grade viksositas dan juga jenisnya, mulai dari oli samping tipe mineral, semi synthetic, full synthetic dan tentunya tipe racing only yang biasa dipergunakan untuk kepentingan balap. Semoga informasi ini bermanfaat, sounds from excel rider and check this out 2T lover :

★ Oli Samping Tipe Mineral :
– AGIP 2T (JASO FB)
– Castrol GO! 2T (JASO FB)
– Evalube 2T (API TB)
– Shell Advance SX (JASO FB)
– Total 2T Special API TC (JASO FB)

★ Semi Synthetic :
– AGIP City 2T (JASO FC)
– AGIP 2T F1 Semi Synthetic (JASO FC)
– Castrol Activ 2T Low Smoke JASO FC
– ELF IndoOil CX800 2T Smokeless Semi Synt (JASO FC)
– ELF 2T Moto Sport SP Semi Synthetic (JASO FC)
– Eneos 2T City Semi Synt (JASO FC)
– Fuchs Comp-2 Injector (JASO FC)
– Gulf Power Trac 2T (JASO FC)
– Idemitsu Racing 2T Semi Synthetic (JASO FC)
– Idemitsu Extreme Semi Synthetic (JASO FC)
– Kawasaki Genuine Oil 2T Semi Sinthetic (JASO FC)
– Motul 510 Technosynthese (JASO FD)
– Nixol 2TRX Semi Synthetic (JASO FC)
– Petronas Sprinta 2T 4000 Synthetic Blend (JASO FC)
– Shell Advance VSX (JASO FC)
– SPC 2T Special Super Perfumed (API TC)
– SPC 2T Alpha Super Perfumed (JASO FC)
– SPC 2T-S Perfumed (JASO FC)

★ Full Synthetic :
– AGIP 2T Speed Full Synthetic (JASO FC)
– Bardahl 2T Synthetic (JASO FC)
– Castrol Power 1 (JASO FD)
– Gasoli 2T Super Sporty G1000 (API TC)
– Motul 710 100% Synthese (JASO FD)
– Petronas Sprinta 2T 5000 100% Synthetic (JASO FC)
– RedMax ProBlend 2 Cycle Engine Oil (JASO FD)
– Repsol 2T Syntetico API TC (JASO FC)
– STP 2T Low Smoke Perfumed Synt (JASO FC)
– Total 2T Hi-Perf Full Synthetic (JASO FD)
– Vistra 2T 500 Full Synthetic (JASO FC)

★ Racing Only :
– Castrol A747 Castor
– Castrol TTS 2T Full Synthetic Racing
– IP Sintiax Max Competition 2T
– Silkolene 2T PRO2 Electrosyntec 100% Synthetic Ester
– Shell Racing X 2T
– Motul 800 Road Racing Factory Line Double Ester 100% Synthese

★ Final Thoughts :

Berikut ini ialah beberapa hasil test merk oli samping yang dicoba dengan motor harian tipe vespa excel  lansiran 1995 dengan spek standar pabrikan yang digunakan sehari-hari.
Tentunya menggunakan metode 1 liter bahan bakar pertamax yang dicampur dengan 25ml oli samping yang mimin masukkan keduanya dalam 1 tangki bahan bakar. Sementara saat pengujian sendiri dilakukan di jalanan perkotaan yang menuntut rider sering buka tutup gas atau stop and go, meski tidak jarang gas digeber sampai 3/4 putaran hingga mesin teriak kencang.

★ Evalube 2T
– oli tipe mineral
– dampak terhadap mesin memiliki kecendrungan berkerak
– menghasilkan asap tebal
– harga sangat terjangkau
– dapat ditemukan dimana aja
– mesin cepat panas bahkan engine sempat alami “jammed”
– suara mesin terdengar cukup kasar

★★ Shell SX 2T
– oli tipe mineral
– dampak terhadap mesin memiliki kecendrungan bersih
– menghasilkan asap tipis dan wangi
– harga relatif murah
– tersedia dimana mana
– mesin cepat panas
– suara mesin cenderung bersuara kasar

★★★ Shell VSX 2T
– semi sintetik
– mesin bersih
– asap kendaraan tipis
– wangi
– harga lebih mahal dari shell SX 2T
– Suara mesin kasar dan cepat panas
– susah ditemukan di toko/bengkel kecil

★★★★ Eneos 2T City Asia
– oli tipe semi sintetik
– mesin sedikit berkerak tapi mudah dibersihkan
– sedikit berasap dan wangi
– suara mesin halus
– suhu mesin stabil
– harga relatif murah
– susah ditemukan di toko/bengkel kecil

★★★★★ Motul 510 2T
– oli tipe semi sintetik
– Mesin sangat bersih
– tidak ada oli sisa pembakaran di knalpot
– nyaris tak ada asap
– suara mesin halus
– suhu mesin stabil
– harga relatif mahal
– susah ditemukan di toko/bengkel kecil

Semoga informasinya bermanfaat, mohon dimaafkan apabila ada salah-salah kata. Konsumen layak mendapatkan kualitas produk yang terbaik. Meski semua pada akhirnya dikembalikan kepada khalayak umum, mau memilih produk apapun semua disesuaikan dengan kebutuhan para rider scooterist itu sendiri. Finally pabrikan berkualitas tentunya  memiliki portfolio perusahaan yang luar biasa, sementara line up produk yang ditawarkan pun pada umumnya beragam dan harga yang berbanding lurus dengan kualitas itu memang nyata adanya.

#SFTER  #soundsfromtheexcelrider #sparepartvespaexcel

Source : https://www.facebook.com/sparepartvespaexcel/photos/?tab=albums

Sounds From The Excel Rider #SFTER – Fork Vespa Excel

img_2778
Ada yang bilang fork dengan konstruksi 2 seperti excel series kurang kuat, jika dibandingkan fork 3 seperti milik kakak-kakaknya excel. Hal itu sendiri sering ditemui ketika mimin berada dalam suatu jumpa pers, baik dalam dunia nyata ataupun forum dunia maya sekalipun. Hemat mimin roda depan terasa goyang menunjukkan fork terindikasi bermasalah ataupun dirasa kinerjanya kurang maksimal itu lebih kepada harus ada pergantian beberapa suku cadang. Disini bukan karena sistem fork 2 tidak lebih baik dari sistem fork 3.

Artinya selama perawatan dilakukan secara berkala dan mengutamakan menggunakan spare part oem atau versi racing aftermarket berkualitas, InsyaAllah gejala fork goyang itu pun susah ditemui. Perihal opini mengenai fork 2 sering bermasalah, mimin rasa itu hanya mitos belaka. Tentunya bagi para scooterist yang selalu utamakan logika, pasti tidak akan menelan mentah-mentah opini dari sebagian oknum yang menyatakan fork ini tidak lebih baik dari kinerja fork 3.

copy-of-vespa-125-ts-pole-position-1985

Hal yang perlu kita ingat ialah vespa excel series ini dibekali dengan mesin yang memiliki karakater “galak” pada putaran bawah. Hal ini pun sudah menjadi rahasia umum, jika pada posisi gigi 1 pun, dengan hanya memainkan 1/4 putaran gas, lalu handle kopling dilepaskan pada rpm tertentu. Roda depan vespa excel akan sangat mudah terangkat atau wheelie. Terlebih vespa excel ini dibekali dengan kopling lobang 7 yang dikenal cukup “ganas” dan menjadi favorit bagi sebagian khalayak scooterist, baik untuk rider fork 3 sekalipun.

Perlu diketahui, gaya berkendara rider juga turut mempengaruhi kinerja dari kendaraan itu sendiri. Semakin kita “ugal-ugalan” dalam berkendara, tentunya akan turut membuat usia pakai suku cadang menjadi lebih singkat.

Klo variabelnya dibanding-bandingkan fork 3 lebih awet dan lain sebagainya. Kita harus pastikan validitas data itu melalui riset secara faktual. Disini perlu ditekankan sekali lagi, jikalau dibandingkan dengan vespa fork 3 sekalipun, kita harus pastikan mesin tua fork 3 yang dijadikan perbandingan tersebut haruslah memiliki power yang sama dengan excel series yang notabene memiliki takdir dengan fork 2.

Bagaimana kita mengetahui fork 3 lebih kuat dari 2. Jika mesin muda yang “terlatih” berlari 110/jam dengan pengapian CDI. Disama-ratakan dengan mesin tua yang belum tentu berlari 110km/jam dengan pengapian platina misalnya, just in case telaah dulu sebelum mengambil kesimpulan. Karena 2016 ini adalah tahun dimana seharusnya mitos yang tidak berdasar itu wajib hilang, supaya menjadi cerdas itu bukan lagi merupakan sebuah pilihan, namun justru akan menjadi sebuah virus yang positif dan memajukan kualitas dari SDM bangsa yang kita cintai ini Negara Kesatuan Republik Indonesia.

No offense, hanya saja pihak DMI sendiri sebagai perusahaan yang ditunjuk Vespa di tanah air ini pun sudah memikirkan dengan matang, dimana penggunaan fork 2 ini tidak serta merta mengurangi kualitas dari line up dari vespa itu sendiri. Mereka pastinya lakukan riset mengenai hal ini, dimana semua perusahaan pasti memiliki divisi riset yang kompeten di bidangnya. Terlebih DMI sendiri memang berafiliasi dengan Vespa yang semua ketahui merupakan anak perusahaan dari Piaggio Grup yang juga memiliki perusahaan dengan genre “aliran balap” berlabel aprilia, derbi, gilera dll.

Final thought : Tidak harus mengganti fork 3 untuk excel series. Karena fork 2 ala pabrikan pun cukup digdaya meredam keganasan power excel. Klopun dirasa membutuhkan perawatan ekstra, excel rider hanya perlu cek kelayakan suku cadang shockbreaker depan original equipment manufacturing, kemudian cek bearing atau laher roda dan pastikan menggunakan produk asli DMI yang harganya pun cukup terjangkau. Selebihnya secara berkala jangan lupa cek juga bagian as rem depan, as roda depan dan bearing komstir yang juga wajib diganti secara berkala, agar memberikan kenyamanan berkendara yang optimal, seperti halnya kendaraan yang baru keluar dari pabrikan.

Berikut ini ialah beberapa suku cadang yang bisa excel rider catat, agar kinerja roda depan vespa excelnya selalu optimal. Check this out excel rider, We are what ? Yes We Are Sounds From The Excel Rider Indonesia #SFTER !!!

  • SHOCKBREAKER

325-2000

  • GUDGEON PIN ASSY (Hub Pin Kit / As Ayun)

as-ayun-vespa-excel-49-500

  • BEARING RODA

 

laher-roda-depan-vespa-xl-ukuran-laher-6202-30-400

  • AS RODA DEPAN

75-800-as-roda-depan-excel

  • KEPALA BABI RODA DEPAN

115-1000

  • KOMSTIR SETANG

komstir-vespa-45-100

Informasi Spare Part Lainnya Bisa Kunjungi Link Dibawah ini : https://www.facebook.com/sparepartvespaexcel/posts/1100271133343253:0

The last but not least, jangan lupa utamakan safety riding dan senantiasa rendah hati. Karena sepeda motor itu hanyalah alat yang kita gunakan untuk membantu aktifitas harian kita. Selebihnya dunia ini pada dasarnya hanya bersifat sementara, dimana segala benda atau apapun yang ada dalam dunia ini pastinya tidak ada yang abadi. Karena yang fana adalah waktu, sementara kita abadi. Abadi dalam artian diri kita seutuhnya milik Allah SWT.

Selamat berakhir pekan untuk semuanya, mohon dimaafkan apabila ada salah-salah kata, damai selalu ibu pertiwi dan jayalah Indonesia, settong vespa sajuta sodara.

#SFTER #Soundsfromtheexcelrider  #Spareparthondac70  #SFTC

Vespa T5 – Sounds From Excel Rider #SFTER

 14202776_1098642616839438_3219881065334367854_n

Sparklinc Office – Selamat sore excel rider. Pada kesempatan kali ini mimin akan mencoba mengulas sedikit mengenai keberadaan saudara kembar vespa excel di eropa sana yang bernama vespa T5.

T5 sendiri merupakan varian scooter lansiran vespa yang diperjualbelikan di benua biru atau tepatnya di banyak negara di wilayah eropa sana.

Berbekal mesin tipe 2 langkah dengan kubikasi resmi 125cc. Motor yang di takdirkan memiliki nickname T5 ini memang memiliki banyak kesamaan dengan vespa excel yang kita kendarai di wilayah NKRI.

Varian T5 ini hadir dengan ciri-ciri memiliki 5 lubang transfer pada blok silindernya. Model lubang transfer 5 sendiri cukup familiar bagi para scooterist indonesia, karena model serupa juga diterapkan pada tipe vespa spartan 200cc (cmiiw).

Sementara mengenai bentuk fisik sendiri, T5 dengan mesin 125cc ini memiliki body kit yang lebih dari 90% nyaris serupa dengan vespa excel, kemiripan itu sendiri dapat kita temui baik yang series 150cc dan 200cc.

The last but not least, beberapa modifikasi T5 di eropa sana bisa menjadi rujukan bagi kita para excel rider, ketika ingin memodifikasi kendaraannya. Sementara bicara part aftermarket pun, finally kita bisa memanfaatkan spare part vespa T5 yang tersedia di pasaran eropa sana dengan harga yang pastinya sesuai kualitas.

Semoga informasi singkat ini bermanfaat, jangan lupa utamakan safety riding dan hargai sesama pengguna jalan raya, dimanapun para excel rider berada di seluruh wilayah NKRI yang kita cintai ini.

Fastabiqul khairat everybody, tetap teguhkan hati hanya kepada Maha Besar Allah SWT, jayalah keep the truth alive INDONESIA Aamiin…

img-20160906-00364

#SFTER #Soundsfromtheexcelrider #Sparepartvespaexcel  #Spareparthondac70 #Sparklinc  #Keepthetruthalive

 

 Source  :  https://www.facebook.com/sparepartvespaexcel/photos/a.763406757029694.1073741863.760986823938354/1098642616839438/?type=3&theater