ciri-ciri dari adanya kegagalan sistem kelistrikan pada sebuah vespa excel

14925315_1147370525299980_1712497346418653329_n
SFTER Office – Selamat malam excel rider, pada kesempatan kali ini mimin akan sedikit membahas mengenai kelistrikan vespa excel.

Sebelumnya mimin tak lupa mendoakan agar kita semua diberikan sehat wal’afiat dan senantiasa diberi banyak kemudahan oleh Maha Besar Allah SWT, dimanapun kalian semua berada, Aamiin.

Laju motor terasa tersendat-sendat pada putaran tertentu merupakan salah satu indikasi atau ciri dari adanya kegagalan sistem kelistrikan pada sebuah kendaraan bermotor. Masalah pada sistem kelistrikan pada sebuah kendaraan sendiri tentunya diakibatkan oleh banyak faktor dan terlepas dari semua itu berikut ini ialah beberapa ciri-ciri yang rider rasakan, apabila motor yang dikendarai mengalami masalah pada sistem kelistrikannya.

Let’s check this out excel rider and keep the truth alive dimanapun kalian berada, keep stay tuned with admin magang taplaxmeja.

stator
1. Laju motor tersendat-sendat.

Pertama yaitu ketika merasakan adanya gejala motor tersendat-sendat atau terasa berjalan ndut-ndutan ini dapat disebabkan oleh gabungan masalah dari faktor pengapian dan juga sistem kelistrikan.

Timing pengapian yang tidak tepat pun dapat menyebabkan kendaraan terasa tersendat-sendat lajunya, oleh sebab itu biasakanlah untuk set-up ulang timing pengapian ketika menggunakan bahan bakar yang memiliki oktan tinggi semisal pertamax.

Pencegahan secara paling sederhana dalam kasus ini, kalian bisa memperbanyak oli samping diatas takaran normal (1L premium : 20ml oli samping), ketika ingin menggunakan pertamax untuk aktifitas berkendara sehari-hari.

Artinya kalian disarankan menambah takaran oli samping diatas normal atau (1L : 25/30ml) apabila vespa harian kita meminum pertamax. Hal ini semata-mata agar kinerja mesin senantias optimal, dengan suhu mesin yang tetap terjaga dan menghindari gejala overheat saat kendaraan dipacu dijalan raya.

Tentunya selain hal tersebut diatas, motor yang terasa berjalan ndut-ndutan ini sendiri bisa disebabkan oleh faktor spul cdi yang sudah aus atau bahkan dikarenakan adanya kerusakan pada komponen microchip cdi unitnya.

20-200
2. Bohlam lampu sering putus.

Kemudian yang kedua yaitu gejala sering padam/putusnya beberapa bohlam lampu merupakan salah satu indikasi dari kegagalan sistem kelistrikan pada sebuah kendaraan bermotor.

Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya kerusakan pada regulator atau kiprok. Secara teknis adanya kelebihan arus listrik yang berlebih ini tidak dapat disalurkan/diredam oleh kiprok dengan baik ke aki, sehingga pada akhirnya beberapa arus berlebih tersebut langsung menuju ke bohlam lampu dan mengalami putus secara tiba-tiba.

tombol-starter-vespa-excel-32-400
3. Starter & klakson tidak menyala.

Selanjutnya yaitu mengenai gejala starter serta klakson yang kadang berfungsi hidup atau bahkan sesekali mati ini seringkali didiamkan oleh para pemilik kendaraan bermotor. Pada umumnya rider akan menganggap hal ini merupakan hal kecil yang tidak berpengaruh besar pada sebuah kendaraan.

Padahal, gejala ini merupakan indikasi dari adanya kabel yang bermasalah dan juga bisa diakibatkan oleh aki yang masa pakainya sudah habis.

Tentunya hal yang terlihat sepele atau kecil ini justru berubah membesar, dimana tanpa kita sadari pada akhirnya rentetan permasalah tersebut pada akhirnya justru hanya akan mempersulit kita ketika berkendara.

Jadi biasakanlah mengecek keadaan aki, dimulai dari hal yang kecil semisal membersihkan kutub positif dan kutub negatif pada aki secara berkala. At least mengecek ketinggian aki agar senantiasa normal merupakan tindakan preventif yang sudah seharusnya kita utamakan, agar kinerja dari kendaraan kita selalu optimal mendekati standar yang dikeluarkan oleh pabrikan sepeda motor.

vespa-px-200-motor
4. Mesin tiba-tiba mati saat dikendarai.

Dan yang terakhir yaitu apabila mesin tiba-tiba mati pada saat dikendaraai dalam posisi temperatur dan putaran mesin meningkat merupakan salah satu ciri dari adanya kegagalan dalam sistem kelistrikan sebuah kendaraan bermotor.

Gejala tersebut merupakan indikasi dari koil yang lemah atau tanda-tanda koil wajib diganti dengan yang baru. Secara teknis, koil sendiri bertugas melipatgandakan tegangan dari sepul dan aki yang akan menuju busi dalam upaya proses pembakaran.

Ketika koil didiagnosa memiliki tegangan yang sudah lemah, maka secara paralel kinerja dari busi pun tidak akan bekerja maksimal atau dalam hal ini busi tidak menghasilkan lentikan api yang jauh, sehingga kendaraan susah untuk dihidupkan meski telah diselah atau distarter selama berkali-kali.

Pada poin terakhir ini dimana mengenai permasalahan koil vespa, gejala awal yang dialami jika koil sudah lemah biasanya yaitu ketika kita mengendarai dari putaran bawah menuju putaran atas, dimana gas diurut perlahan sampai kepada peak performance dari gigi 1, 2, 3 sampai ke gigi 4.

Biasanya pada saat kita gigi 4 atau ketika kita mencapai putaran atas mesin motor umumnya langsung mati atau mendadak ngejammed secara tiba-tiba. Secara reflek, disini para rider umumnya langsung menarik tuas kopling seraya mengerem perlahan, sebelum akhirnya meminggirkan vespanya pada bahu jalan.

Apabila setelah berhenti beberapa detik, lalu motor sangat mudah dihidupkan kembali baik distarter ataupun dengan cara menggunakan kick starter, berarti hampir pasti itu merupakan ciri dari koil yang sudah lemah dan diwajibkan ganti.

Karena jika mendadak mati dikarenakan kurangnya pelumasan dari oli samping, perihal buruknya oli samping, dikarenakan iritnya bahan bakar atau bahkan dikarenakan hilangnya kompresi akibat kondisi piston dan ring yang sudah aus kemakan usia. Pada umumnya motor akan sulit hidup dalam waktu yang cepat.

Artinya apabila gejala mesin tiba-tiba mati mendadak, namun dalam sepersekian detik kemudian bisa langsung hidup normal kembali, hal itu pada umumnya diakibatkan karena adanya permasalahan pada koil yang sudah lemah.

Secara sederhana ketika mesin pada putaran atas atau menuju ke titik peak performance. Ledakan api yang besar dari magnet spul, tidak dapat dihantarkan secara maksimal oleh koil yang menuju busi, ketidakstabilan inilah yang akhirnya membuat mesin mendadak mati.

Semoga informasi singkat ini bermanfaat, jangan lupa tetap rendah hati dan mengutamakan safety riding, ketika mengendarai vespa dimanapun kalian berada. The last but not least, In the name of Allah SWT, have a good time for everyone, respect each other dan jayalah Indonesia, Aamiin…

#SFTER #Soundsfromtheexcelrider#sparepartvespaexcel #JayalahIndonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s