Kawan Lama

Selamat malam menjelang pagi dini hari, seperti biasanya hari ini adalah hari sabtu malam minggu kesekian kalinya di bulan september 2014. Lepas dari september ini, bulan oktober sudah didepan mata dan mimin doakan semoga oktoberightable menjadi awal yang baik untuk semuanya, Aamiin.

Tidak terasa semuanya berjalan begitu cepat, semua mengalir di tahun 2014 ini dan tak ada yang lebih baik selain menyikapi segala hal dengan penuh kesabaran, tidak hanya diam dalam doa, serta tetap semangat dalam berusaha.

»
“Mungkin kita memang belum benar benar berubah, namun dunia sudah…”

Seorang kawan lama pun berkunjung di malam ini dan meluangkan waktunya untuk bertukar pendapat ditemani beberapa gelas kopi dan tentunya gorengan pisang cokelat andalan mimin dan tentunya kulibahan.

Diskusi berawal dengan obrolan ringan semisal sepakbola, balapan motogp, sebelum akhirnya membahas masa-masa kecil saat sekolah dasar, menengah pertama dan tentunya masa-masa beranjak dewasa dalam tingkatan sekolah menengah atas.

Angkatan mimin sendiri adalah generasi 2004, dimana kendaraan roda dua genre mesin 2 stroke menjadi buah bibir dan para speed lover berjaya dengan kendaraan semisal Yamaha F1ZR, RX-King, Suzuki RK-Cool, Satria, Kawasaki Ninja serta unit CBU semisal Yamaha touch, tiara, 125Z dll. Tahun 2004 pun adalah tahun dimana harga bensin dinaikan pada saat akhir desember oleh presiden terpilih yaitu SBY.

Dan dalam diskusi itupun beberapa kawan lama akhirnya bercerita banyak tentang hari-harinya. Berhubung beberapa dari kami ada yang sudah menjadi kepala keluarga, maka diantara mereka pun akhirnya membahas anak-anak mereka tentunya.

Dari obrolan tersebut mimin pun akhirnya ikut merenung, harus diakui bahwa tuntutan peran sementara saat ini, terkadang membuat tekanan berlebih. Terutama karena mimin masih dalam status single fighter yang bukan berarti kaum jones berpangkat duka lara.

»
“Seiring waktu berjalan, ternyata ada kemiripan sifat, pola dan perilaku anak yang sangat identik dengan diri saya sendiri saat usia anak-anak…”

Tepat pukul 21.30 waktu indonesia bagian barat. Kawan lama pun masih bercerita tentang hari-harinya dan mengatakan jika anaknya benar-benar mengingat dirinya saat masih balita. Terlepas dari kemiripan yang identik menurut penuturannya, disini mimin akhirnya kembali tertegun dikarenakan cerita dari kawan lama yang semangat 45 menceritakan hari-harinya bersama keluarga kecilnya.

Firstable, I’m glad to hear that. Menyenangkan bisa ketemu kawan lama dan mendengar cerita manis mereka tentang keluarganya. Sejujurnya apa yang mereka ceritakan sangat sederhana dengan lable platform ekonomi minimalis.
Disini mimin akhirnya menyimpulkan jika…. “diinginkan seseorang itu adalah kunci dari kebahagiaan yang sesungguhnya dan saling menginginkan itu artinya lebih dari sekedar bahagia…”

Terima kasih sebelumnya untuk kawan lama yang sudi mampir ke lapak dan meluangkan waktunya untuk silaturahmi bersama yang lainnya. Selamat beristirahat untuk semuanya, see u soon.

»
“Rasa lelah memang pasti akan selalu ada dalam setiap episode kehidupan setiap orang. Dan cara terbaik untuk menikmatinya yaitu dengan menikmati rasa lelah itu bersama orang yang benar-benar mencintaimu…”

»
“Saling menginginkan satu sama lain itu merupakan salah satu bagian dari kebahagiaan yang sesungguhnya…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s