Berdua Lebih Baik

Selamat malam semuanya, have a good night for everyone dimanapun kalian berada dan dalam situasi kondisi apapun tetaplah semangat keep the truth alive.

Malam ini memang hawanya sedikit berbeda bagi mimin khususnya. Namun semoga malam ini akan menyenangkan untuk semuanya, Aamiin.

BERDUA LEBIH BAIK. Yup mungkin pernyataan ini akan disetujui oleh sebagian khalayak khususnya para anak muda termasuk mimin agung, mimin adukan semen, mimin baskom retak dan mimin lainnya yang tergabung dalam komunitas Ikatan Pemuda Penggemar Batagor Pakai Nasi (IPPBPN).

My friends, ketika mendengar kalimat itu (judul) mungkin sangat mudah untuk dipahami, namun nyatanya ketika kita bicara hati ? Semua mungkin menyadari jika dewasa ini, cerita cerita tentang hati akan selalu berwarna.

Berwarna ? Yup, semua cerita tidak akan merah membara, biru membiru atau putih dan hitam layaknya penuh kekelaman.

Maksudnya ? Begini agan agan sekalian, dibalik ratusan juta wni di nkri ini, kita harus katakan masih banyak yang merasakan kegalauan dengan masalah hati, baik muda, tua ataupun mungkin balita (semoga saja tidak).

Seiring sosial media yang dijadikan favorit mencurahkan isi hati (termasuk wordpress yah min’ :D). Mereka semua menumpahkannya dengan semangat juang dan tanpa lelah kampanye masalah hati.

Kembali ke topik awal. Semua membutuhkan seseorang layaknya seseorang membutuhkan yang lainnya, artinya kita semua pasti memiliki kepentingan dan dalam mencapai apa yang kita inginkan, pada dasarnya kita wajib memiliki partner untuk masa kini, masa depan dan akhir hayat kelak.

Bicara masalah berdua pun semua memiliki kriteria masing-masing dan mimin yakini, sewaktu waktu kadang kita hanya dipertemukan dan tidak untuk dipersatukan. Semisal kisah seseorang yang berjuang dan memperjuangkan sebelum akhirnya kandas ditengah jalan dikarenakan berbagai hal, faktor dan tentunya masuk ke kategori (habis manis sepah dibuang).

Seiring waktu berjalan, pada akhirnya cerita beberapa warna biru, merah, hitam dll itupun. akan menjadikan kita menjadi kuat, lebih berpengalaman dan mentalnya pasti more than strong alias tahan banting tentunya.

Perasaan mengharu biru habis manis sepah dibuang, selalu menjadi suatu hal yang menarik. Semua mungkin sepakat jika ketika hubungan berakhir setelah jalani waktu yang panjang, pastilah ada yang merasa bahagia dan bersedih di sisi yang sebaliknya.

Lalu apa hubungannya dengan judul diatas ? Hubungannya sederhana, yaitu jadilah diri sendiri dan pilihlah berdua dengan orang yang benar-benar menghargai anda dalam hal apapun. Maaf klo gak nyambung, kesalahan materi penulisan ini semata-mata karena faktor manusiawi dan bukan karena kesalahan gadget, pola makan penulis ataupun pola tidur mimin yang beraliran nocturnal papan atas :D.

Yang pasti hargailah dirimu sendiri, persiapkan dirimu sebaik mungkin. sebelum pada akhirnya diizinkan untuk mendapatkan kesempatan dipertemukan dengan seseorang yang akan mewarnai hari-harimu dan dipersatukan dalam sebuah hubungan yang resmi dan halal.

Apapun yang kita telah lakukan, berusaha keras sebaik mungkin dan pasrah atas segala yang telah terjadi, ikhlaskanlah. Terima dengan lapang dada, selalu berdoa dan memafkan siapapun yang mungkin berperilaku kurang berkenan, dalam kaitannya dengan masalah hati.

Dewasa ini akan sangat mudah bagi seseorang untuk memilih, menolak ataupun bahkan mencintai seseorang untuk disakiti, dalam artian dimanfaatkan, objek pelampiasan dan lain sebagainya dibalik rasa sayang, cinta dan lainnya.

Dan untuk menghindari hal buruk terjadi, ada kalanya kita introspeksi diri. Merenung dan memohon maaf atas segala kesalahan yang selalu kita buat dimasa lalu terhadap siapapun. Lelah, jenuh pasti ada, namun yakinlah kita hanya akan mendapatkan apa yang kita telah lakukan atau telah kita upayakan.

Sebagai contoh, jika kita menyukai seseorang karena hartanya, boleh jadi kita akan berpisah pun karenanya (harta). Jika kita menyukai karena jabatannya, boleh jadi kita akan mudah berpisah ditengah jalan karena jabatan itu tadi.

Masalah siapa yang memulai, gender manakah yang mendominasi dan lain sebagainya. Semua sama saja, masalah hal ini belum ada data faktual yang menyebut gender pria lebih banyak menyakiti dibandingkan wanita, begitupun sebaliknya dan dalam hal ini kita harus akui, jaman sekarang semua serba terlihat terbalik-balik terkadang.

Poin utamanya adalah, berdua itu lebih baik dengan orang yang mau menerima kekurangan anda, seburuk apapun itu mereka akan terus berjuang mendukung anda saat ada diatas ataupun mungkin saat anda diposisikan berada di titik yang terbawah sekalipun.

Yakinlah, dibalik kesendirian (sementara) akan ada banyak kemuliaan, kekhusyuan ibadah dll. Sabar hadapi segalanya, tetap berusaha perbaiki diri dan kurangi membuat kesalahan seperti merugikan oranglain dan sebagainya.

Santai, nikmati prosesnya. Sederhana, jalani apa yang memang ada pada saat ini karena dibalik kesulitan yang mungkin kita hadapi, diluar sana masih banyak saudara kita yang hidupnya jauh lebih sulit dari apa yang kita rasakan saat ini.

Ingat, jangan menilai orang hanya dari penampilan, jabatan, harta ataupun dna keluarganya. Tidak mungkin ada seseorang yang sempurna karena kita semua pasti punya kekurangan. Jangan takabur meski kita merasa punya segalanya, sewaktu-waktu kita pasti diingatkan, diberi ujian dan semua hanya Allah yang megetahuinya.

Bersyukurlah, bersyukurlah dan bersyukurlah. Sejones-jonesnya anda, selama anda bermanfaat untuk orang lain. Itu lebih baik daripada mereka yang mungkin hanya hidup untuk menjual harga dirinya untuk beberapa rupiah dengan pose menantang (terbuka) dalam setiap akun jejaring sosialnya.

Kita tidak selamanya hidup didunia, semua akan kembali kepada Allah dan dalam tema berdua lebih baik, semoga kita semua dipersatukan, tidak hanya dipertemukan dengan orang yang akan benar-benar membuat anda jauh lebih mampu memaknai hidup yang sementara ini.

“The last but not least, wanita cantik itu memang sangat banyak, lelaki tampan kaya raya itu pun ada dimana-mana. Cobalah untuk mulai membuat rencana hidupmu sendiri atau selamanya menjadi bagian dari rencana hidup oranglain…”

Jangan lupa tetap berdoa dan selalu mendoakan kedua orangtua serta kebaikan untuk semuanya, Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s