Speedometer Vespa T5 vs Speedometer Vespa Excel

Sounds From The Excel Rider ‪#‎SFTER‬

13254102_1028145253889175_2798997506076657339_n

Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya. Vespa excel 150cc (1992-2007) memiliki banyak kemiripan dengan Vespa T5 (1985-1992) yang notabene produk global dari piaggio vespa italy.

Selain pada kubikasi T5 (125cc) yang lebih kecil dibandingkan Excel (150cc), beberapa perbedaan keduanya terletak pada hal berikut ini :
1. Kubikasi 125cc (T5) vs 150cc (excel)
2. Per kopling 6 (T5) vs 7 (excel)
3. Speedometer
4. Autolube oil system
5. Gear Ratio
6. CDI (cmiiw)
7. Double starter (cmiiw)
8. Muffler
9. Lubang isap 5 (T5) vs 3 (Excel)

Seperti yang terlampir pada gambar. T5 dan Excel memiliki beberapa perbedaan pada panel speedometernya. Dan pada kesempatan kali ini, mimin yang masih newbie ini akan coba membantu menjelaskan sedikit dari banyak hal yang belum mimin ketahui mengenai vespa excel selama ini :

• Batas Maksimal Kecepatan
– Firstable… Pada T5 sendiri batas kecepatan kendaraan terlampir lebih besar dibandingkan Excel series. Disana T5 memiliki batas maksimal kecepatan 130km/jam. Sementara Excel sendiri hanya 120km/jam.
• Odometer
– Untuk odometer sendiri secara penempatan hampir mirip dan bisa dikatakan serupa tapi tak sama, dikarenakan ada perbedaan pada grafis dari panel speedometer secara keseluruhan.
• Indikator Kapasitas BBM
– Seperti yang terlampir, indikator sisa bbm hampir bisa dikatakan mirip penempatan posisinya. Disini hanya berbeda sedikit dalam hal grafisnya saja.
• Indikator Lampu
– Pada indikator lampu. Posisi penempatan 80% hampir mirip. Dari sebelah pojok kanan ada lampu jauh, geser ke sebelahnya ada indikator lampu dekat, kemudian diposisi paling tengah ada indikator lampu sein kanan-kiri, lalu ada lampu indikator persneling posisi netral dan 20% perbedaan yang mencolok hanya pada indikator autolube oil system yang tidak tersedia pada T5.
• Indikator RPM
– Terakhir ada indikator RPM yang disematkan pada tipe T5 yang notabene lahir di italy dan dipasarkan secara global ke seluruh dunia pada medio 1985-1992. Sementara pada tipe Excel sendiri, fitur penunjuk putaran mesin ini terpaksa kena sunatan massal. Sekedar catatan, indikator rpm atau putaran mesin pada T5 ini, menggunakan sistem digital seperti yang biasa diterapkan pada motor keluaran terbaru made in jepang saat ini.

The last but not least, speedometer T5 sendiri secara keseluruhan lebih terkesan mengikuti kaidah DFF. Artinya fitur indikator rpm ini cukup mempermudah pengendara melihat putaran mesin saat ingin berganti gigi persneling, finally adanya indikator rpm digital dan paduan sistem analog digital tersebut menjadikannya layak untuk diaplikasi pada excel series.

Bicara harga sendiri, di pasar global speedometer ini menyentuh angka 3 juta rupiah. Termasuk sangat mahal memang, dikarenakan produk ini made in italy. Akhir kata, semoga info sederhana ini bermanfaat, mohon dimaafkan apabila ada salah kata dan informasi…
-adminmagangtaplaxmeja- undur diri, salam mesin kanan, cukup sekian terima pesanan unit excel dan aksesoris lainnya…

‪#‎soundsfromtheexcelrider‬ ‪#‎spareparthondac70‬ #SFTER

Sejarah Singkat Vespa Excel 150cc (1992 – 2007)

Sounds From The Excel Rider ‪#‎SFTER‬

3

Vespa Excel 150cc is the highest type of Vespa P series in Indonesia. It became the highest because it has electrical double starter, big gear ratio, autolube oil system and surely vespa excel the last product of Dan Motor Indonesia produced Vespa.

Vespa Excel 150cc is basically the same as a PX150. PT. Dan Motor Indonesia started making them in 1992-2007.

Final Thoughts :
Being a cheaper cousin of the PX Series, this means that I am less inclined to bother about the outlook and cosmetics of the scooter. I know many collectors who go to great lengths to spruce up their vespas.


SFTER Plus :
– Basic bike with minimal maintenance
– Lightweight and small turning radius
– Fantastic Vespa exhaust note
– Simple yet utilitarian scooter
– Not pretentious
– Made to go far miles without hassle
– Autolube oil system
– CDI system
– Big gear ratio

SFTER Minus :
– Back heavy uneven weight distribution
– Not made for highspeed, will wobble
– Clutch cable snaps if not looked after, keep a spare part at all times
– 2 Stroke engine, may get too smookey if not well turned
– Drum brakes (front & rear)

IMG-20120613-00523

Tambahan :
Di eropa sendiri ada motor yang hampir mirip dengan Excel 150cc. Namanya T5 (1985-1992) tapi dengan kubikasi mesin yang lebih kecil yaitu 125cc saja dan tanpa dilengkapi autolube oil system. Sementara di indonesia sendiri excel diproduksi dengan 2 tipe yaitu 150cc dan 200cc.

Motor ini pun dibuat di indonesia dengan lisensi asli vespa italia pastinya dan di asia tenggara sendiri motor ini penjualannya sampai ke negara tetangga semisal malaysia, thailand dan juga singapura.

The last but not least, motor ini masuk genre yang layak dikoleksi, terlebih dengan banyak fitur yang ditawarkan semisal telah dibekali pengapian tipe sistem CDI, lalu kemudian ada fitur double starter, dimana ketika menyalakan mesin tinggal pencet tombol starter dan motor pun menyala.

Ajaibnya motor ini pun sejak 1992 telah dilengkapi dengan tabung oli samping yang terpisah (autolube oil system), dimana fitur ini biasa ditemukan pada motor jepang dan memudahkan pengendara ketika mengendarainya tanpa perlu sibuk mencampur takaran bensin dengan oli samping.

Masih bilang excel biasa saja ???

Coba dulu beberapa kilometer dan rasakan sensasinya… !!!
Ingat… harga itu mengikuti kualitas, bukan mengikuti apa kata tetangga…
The last but not least, motor gak ori sama dengan gak laki, harga motor excel naik pasca lebaran…

‪#‎soundsfromtheexcelrider‬ ‪#‎sparepartvespaexcel‬ #SFTER‪ #‎keepthetruthalive‬

Sounds From The Excel Rider #SFTER

IMG_2673

Transaksi jual beli barang genre klasik. Pada umumnya dapat terelasiasi dikarenakan 3 hal berikut ini :

1. Suka & Mengerti
Umumnya mereka melakukan transaksi ini dikarenakan rasa suka terhadap barangnya. Kemudian memang memahami karena mengerti, jika barang genre klasik selalu memiliki tempat tersendiri.

IMG_2695

2. Koleksi
Para kolektor umumnya memburu barang yang disuka dikarenakan sejarah panjangnya. Selain itu mereka pasti memahami plus minus dari kendaraan yang memang diburunya. Terlepas dari semua hal itu, seri awal dan seri terakhir ialah salah satu hal yang biasa diutamakan para kolektor.

IMG_2523

3. Karena ada uang lebih
Ini ialah salah satu faktor utama dari terealisasinya aktifitas jual beli. Karena tanpa hal ini, poin 1 dan 2 diatas memang tidak akan ada artinya. The last but not least, jangan lupa membiasakan memahami istilah manusia & menjadi manusia. Hal ini semata-mata agar transaksi bisa terealisasi dalam kaidah respect each other atau tanpa perlu menaikkan tensi pihak satu dengan pihak yang lainnya.
-semoga bermanfaat-

IMG_2736

Finding Vespa Super 1974

Akhir april 2016 akhirnya newbie memulai petualangan hunting vespa. Dari Indramayu langsung tancap gas menuju 2 titik kota, yaitu cirebon dan juga majalengka, via jatibarang ke arah arjawinangun, kemudian palimanan. Mengenai cerita selengkapnya, InsyaAllah akan mimin coba bahas pada bagian selanjutnya, termasuk saat tidak sengaja bertemu DKW yang menggugah selera, salam mesin kanan keep the truth alive. #adminmagangtaplaxmeja